Tips Menjadi Guru Masa Kini, Yang Disayang Dan Disegani

KakZepe.Com – Kemampuan pendidik dalam membangun komunikasi dengan anak didiknya sangat menentukan keberhasilannya dalam mendidik anak. Mengapa? Karena pendidik yang aktif dan komunikatif sangat mempengaruhi kemampuan pendidik dalam mengelola kelas. Bayangkan saja bila saat kegiatan belajar mengajar anak-anak malah ngobrol sendiri, bermain sendiri, dan kurang memperhatikan pengajaran, tentu saja hal ini akan sangat mempengaruhi kualitis ilmu dan pengetahuan yang diterima anak-anak didik. Agar kita mampu belajar menjadi pendidik yang aktif-komunikatif, tentu kita harus paham benar bagaiaman karakter atau ciri-cirinya. Apa saja itu?

1. Memiliki semangat yang tinggi

Semangat yang tinggi terlihat dari gairah hidup yang tinggi. Kata-kata yang ia keluarkan adalah kata-kata yang positif dan membangun. Ia pandai menyusun kata, sehingga kata-kata yang memiliki pesan negatif pun menjadi kata-kata yang positif bahkan motivatif. Hanya orang-orang yang bersemangat yang mampu membangkitkan semangat. Hal ini sangat penting dimiliki oleh seorang pendidik. Continued

Bila Anak Didik Kurang Mau Mendengarkan Nasihat Anda, Simak Tips Ini!

KakZepe.Com – Banyak orang tua melakukan kesalahan saat mendidik anak, Sayangnya orang tua kadang kurang menyadarinya, bahkan ada yang menganggap hal itu adalah hal yang biasa, karena sudah menjadi tradisi keluarga atau hasil dari didikan nenek moyang. Padahal teknologi berkembang sangat pesat. Zaman kian berubah. Perubahan zaman juga mempengaruhi kepribadian anak dan tentu saja cara mendidiknya. Dalam hal ini sikap berempati sangat perlu, terutama dalam menasihati anak. Bagaimana caranya?

1. Tidak memberikan “judgment” atau “label” pada anak

Ketika anak berbuat kesalahan atau hal yang kurang baik, alangkah lebih baik bila kita tidak langsung memberikan label yang tidak baik, misalnya “bandel”, “nakal”, “tidak bisa diatur”, dan lainnya. Kata-kata seperti itu akan mudah dan awet tertanam dalam memori anak, dan akan mempengaruhi perkembangan pribadi anak. Continued

Membuat Anak Didik Semangat Suka CIta Dalam Belajar

KakZepe.COm – Mengapa memotivasu anak untuk tetap semangat belajar sangat penting? Sebab dengan memotivasi anak, ia akan terpacu untuk meraih dan menggapai prestasi dalam hidupnya. Anak-anak memiliki kesulitan yang cukup besar dalam mendapatkan inspirasi jika tidak ada dorongan atau motivasi dari orang tertentu yang dapt mereka percayai atau merasa dekat dengan mereka. Peran guru dan orang tua sangat penting dalam hal ini. Bagaiman cara memotivasi anak agar mereka gemar belajar, terutama belajar di sekolah?

1. Mengenal Kepribadian Anak dan Pemasalahan Anak

Pribadi anak ada beraneka macam. Kita perlu mengenal pribadi mereka sebelum melakukan penanganan. Agar penangangan yang kita berikan sesuai dengan kebutuhan anak. Ada banyak permasalahan umum yang membuat anak malas belajar, misalnya terlalu banyak main game, materi pelajaran yang terlalu berat, ada permasalahan di dalam keluarga, pola asuh yang salah dari orang tua, dan berbagai permasalahan lainnya. Continued

Guru PAUD Harus Pintar Mengontrol Diri, Ini Tipsnya!

KakZepe.COm – Pengendalian diri atau biasa disebut “self control” adalah hal yang mutlak dimiliki oleh seorang pendidik. Sifat ini sangat identic dengan kesabaran. Kemapuan seseorang dalam mengontrol emosi akan tampak pada ketenangannya dalam melakukan sesuatu. Bila seseorang tidak bisa mengontrol diri, ia akan mudah melakukan kesalahan, bahkan kesalahan yang terkesan “ceroboh”. Kali ini Kak Zepe akan menuturkan beberapa tips agar seorang pendidik mampu menjaga “self control” sehingga akan mampu bersikap dengan baik dan berkharisma saat mengajar anak-anak didiknya.

1. Liburan itu perlu

Aktivitas yang rutin dilakukan setiap hari dapat membuat pendidik cepat bosan. Apalagi ditambah banyaknya jam mengajar dan administrasi kelas yang berjibun bisa menyebabkan pikiran menjadi penat. Bila dibiarkan berlarut, maka ia bisa merasa penat dan bosan, bahkan stres. Rekreasi. Kegiatan yang bersifat relaksasi dan hiburan sangat penting dalam hal ini. Dengan melakukan rekreasi, maka hati ia akan menjadi lebih tenang, pikiran menjadi lebih rileks, sehingga hal ini bisa menunjang performa mengajar kita di hadapan anak-anak didik. Continued

Cara Memberi Kejutan Di Awal Pembelajaran, Semua Siswa Menjadi Bersemangat Belajar

KakZepe.COm – Awal yang baik akan menentukan kelanjutannya. Rebut hati anak di awal pelajaran, maka anak akan lebih bisa fokus pada apa yang kita ajarkan. Melalui artikel ini, saya, Kak Zepe, ingin berbagi pengalaman tentang cara menarik perhatian siswa agar bisa fokus di awal pelajaran.

1. Volume suara yang pas

Kharisma seorang pendidik juga ditentukan oleh kualitas suara. Bukan kemerduan suara saat bernyanyi lho.. Suara yang pas bagi pendidik sangat ditentukan oleh kepiawaian dalam mengatur suara. Anak-anak biasanya akan lebih tertarik mendengar suara guru yang keras namun tidak berteriak apalagi terkesan membentak. Akan menjadi lebih menarik lagi bila Anda dengan gesture yang menarik dan penuh semangat. Biasanya kita menyebutnya dengan suara yang bulat. Kita juga perlu berhati-hati dalam menasihati anak yang berbuat kesalahan. Jangan terlalu cepat menggunakan suara yang keras saat menasihatinya. Gunakan suara yang lembut dan kata-kata yang positif. Continued

Hati Tenang dan Ceria, Penting Banget Buat Guru PAUD

KakZepe.Com – Sebagai pendidik, kita harus menjadi pribadi yang tenang. Tenang berarti tidak mudah resah, tidak mudah takut, tidak mudah khawatir, namun bisa membawa diri dalam keadaan emosi yang stabil di segala keadaan. Menjadi pribadi yang selalu tenang memang tidak mudah. Sebagai pendidik yang profesional, kita tidak boleh memperlihatkan kelabilan emosi kita di hadapan anak didik. Meskipun kita sedang dilanda masalah keluarga, masalah pribadi, atau pun sedang berbeban berat, kita harus bisa menunjukkan kepada anak didik bahwa kita dalam keadaan baik-baik saja. Bagaimana pun anak-anak usia dini adalah pribadi yang memiliki kepekaan hati yang tinggi. Sehingga saat emosi kita sedang labil, mereka pun akan merasakan ada sesuatu yang “salah”, sehingga membuat suasana kelas menjadi kurang nyaman. Berikut ini tips dari Kak Zepe, agar kita bisa menjadi guru yang tenang sehingga membuat anak didik juga merasa nyaman belajar bersama kita.

1. Berusaha memasang “Smiley Face” di raut wajah kita

Walaupun suasana hati sedang sedih, kita harus tetap berusaha untuk memasang wajah ceria. Caranya adalah dengan tetap berusaha tersenyum. Kita bisa belajar dengan cara melihat ke cermin. Kita perhatikan wajah diri sendiri di depan cermin. Perlihatkan senyum terbaik di depan cermin, dan pastikan itulah yang akan kita tampakkan di depan anak-anak didik, bukan wajah yang cemberut atau wajah yang terlihat sedih. Continued

Guru Tak Hanya Mengajar, Namun Juga Pembelajar

KakZepe.Com – Seorang guru bukanlah manusia yang sempurna. Meskipun ia diberikan tanggung jawab untuk membentuk anak-anak didiknya agar menjadi anak yang cerdas, namun tidak menutup kemungkinan bahwa ia memiliki kekurangan. Diantara banyak pertanyaan yang diajukan oleh anak-anak didiknya, tidak menutup kemugkinan bila ia tidak bisa menjawab beberapa pertanyaan dari anak-anak didiknya.

Menyadari kelemahan dan mau berubah

Memiliki kekurangan. Itulah hal yang perlu disadari oleh para pendidik. Setelah seseorang menyadari akan kelemahan dan
kekurangannya, tentu saja ia akan cepat berubah agar menjadi manusia yang lebih baik. Berbeda dengan orang yang bebal, merasa diri “lebih tinggi”, sehingga tidak mau mengakui kekurangan dan kesalahan yang pernah dilakukannya. Seorang guru perlu memilki kerendahan hati, sehingga walaupun ia tidak bisa menjawab pertanyaan murid atau melakukan kesalahan, ia benar-benar mau meminta maaf kepada anak-anak didiknya. Continued

5 Alasan Anak Banyak Bertanya dan Cara Mendidiknya

KakZepe.Com – Berikut ini adalah percakapan antara Ibu dan Anak yang pernah saya dengar. “Ma… Kenapa bulan bisa bergerak?” Tanya sang anak. Lalu Ibu menjawab, “Sebenarnya yang bergerak bukan bulan. Bumilah yang bergerak.” Sang anak bertanya kembali, “Tapi kenapa kita tidak jatuh? Kenapa kita merasakan gerakan bumi?” Si Ibu menjawab, “Karena ada gaya gravitasi.”

Pertanyaan muncul dari mulut sang anak secara bertubi-tubi. Namun sang Ibu tidak pernah henti menyerah dalam menjawab semua pertanyaan buah hatinya. Itulah anak-anak. Memiliki naluri bertanya sangat besar. Bahkan ia terkesan tidak punya lelah, baik dalam berkata-kata maupun bergerak. Mengapa anak suka bertanya? Berikut penuturan dari saya, Kak Zepe:

1. Menumbuhkan rasa ingin tahu

Anak-anak memiliki rasa ingin tahu yang besar. Itulah mengapa anak-anak gemar sekali mengajukan pertanyaan. Secara naluri, ia ingin menambah pengetahuannya. Karena ia belum memiliki banyak pengalaman. Maka ia gemar bertanya untuk memuaskan keinginannya itu. Sebagai orang tua, anda wajib menjawab setiap pertanyaan anak dengan kesabaran, agar mereka bisa menjadi lebih tenang. Karena kalau orang tua enggan menjawabnya, hal ini malah akan menjadi beban pikiran sang anak, dan lebih parahnya lagi, ia akan menjadi enggan bertanya dan enggan mengembangkan kreatifitasnya. Continued

Tips Menjadi Guru Pembelajar

KakZepe.Com – Jiwa pembelajar adalah semangat yang dimiliki seseorang untuk mau belajar. Ia memiliki semangat untuk mendapatkan ilmu sebanyak-sebanyaknya, agar ia semakin kaya dan bisa memperkaya anak-anak didiknya dengan ilmu pengetahuan, ketrampilan, dan talenta yang dimiliki. Jiwa pembelajar juga perlu dimiliki oleh guru agar ia bisa menjadi teladan bagi anak-anak didiknya. Karena bagaimana pun anak-anak didik akan lebih mencontoh dari kebiasaan dan perilaku gurunya daripada sekedar kata-katanya.

Seorang guru juga tidak hanya mengajar berdasarkan materi pelajaran, namun juga harus bisa memberikan inspirasi bagi anak-anak didiknya. Ia seperti seorang artis atau public figure bagi anak-anak didiknya. Oleh karenanya, ia harus memiliki keunikan. Keunikan yang tidak biasa, sehingga ia nantinya akan dikenang oleh anak-anak didiknya setelah mereka lulus. Keunikan bisa dimiliki guru karena memang dikaruniai bakat yang unik. Namun keunikan seorang guru bisa juga dibentuk melalui proses pembelajaran yang tiada henti.

Seorang pendidik yang memiliki jiwa pembelajar akan selalu peka terhadap perkembangan zaman. Ia akan menyesuaikan dengan pola pikir anak-anak didiknya, bukan bertahan pada kekolotannya. Ia juga harus kreatif dalam mengembangkan metode pengajaran. Sehingga apa pun yang ia ajarkan adalah sesuatu yang menarik dan “up to date” pada perkembangan zaman. Ada banyak media informasi yang bisa menjadi bahan pembelajaran, terutama dari website-website pendidikan atau pun konten video-video pendidikan yang tersedia di youtube.com. Continued

5 Sifat Guru Teladan Dan Menjadi Panutan

KakZepe.Com – Banyak guru disegani oleh anak-anak didiknya. Namun dibalik itu ada beberapa anak didik yang merasa bahwa ia adalah guru yang galak, sehingga anak-anak didiknya merasa bahwa ia adalah sosok yang menakutkan. Banyak pula guru yang disayang, namun karena saking lucunya atau saking seringnya ia bercanda, ia menjadi kurang dihormati oleh anak- anak didiknya. Bahkan terkadang malah menjadi bahan olokan. Agar semua bisa seimbang, Kak Zepe berpendapat seorang guru perlu memiliki sifat-sifat berikut:

1. Selalu bersemangat dan ceria

Semangat menunjukkan keseriusan guru dalam mengajar. Guru yang sudah melakukan persiapan mengajar dengan baik biasanya akan memiliki semangat yang baik. Ia akan tidak merasakan ada beban dalam mengajar, karena ia yakin bahwa ia telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Semangat juga terlihat karena ia mampu menjaga kondisi tubuhnya dan jiwanya dengan baik sehingga terlihat bugar dan lebih percaya diri. Semangat yang baik biasanya juga terlukis dari expresi wajahnya yang selalu ceria, murah senyum, namun tetap bisa menguasai emosinya dengan baik, sehingga tau kapan saat serius kapan saat ia harus membumbui pengajarannya dengan candaan atau humor segar. Continued

1 2 3