Hal-hal Yang Perlu Dihindari Saat Mengajarkan Gerak dan Lagu

KakZepe.Com – Gerak dan Lagu adalah suatu aktivitas peragaan gerak sesuai dengan tempo, irama, dan lirik lagu. Dalam gerak dan lagu, siswa bisa menyanyikan lagu yang diperagakan atau tidak perlu menyanyikan lagu yang diperagakan. Gerak dan lagu adalah aktivitas yang sangat disukai oleh anak-anak PAUD karena bisa memberikan semangat dan memberi efek rasa senang bagi mereka. Agar anak-anak didik bisa memperagakan gerak dan lagu dengan lancar serta memperoleh manfaatnya secara maksimal, maka seorang pendidik perlu memperhatikan hal-hal di bawah ini:

1. Lagunya kurang familiar

Akan lebih baik bila kita mengajarkan gerak dan lagu dengan iringan lagu yang sudah familiar bagi anak-anak. Bila kita hendak menggunakan iringan lagu yang baru, sebaiknya kita sudah sering memperdengarkan lagu tersebut kepada anak-anak di waktu-waktu senggang mereka, sehingga saat kita mengajarkan lagu tersebut sebagai iringan gerak dan lagu anak-anak sudah familiar dengan lagu-lagu itu.

2. Pendidik tidak menguasai lagu

Sebelum mengajak siswa bergerak sambil bernyanyi atau mendengarkan lagu, seorang pendidik perlu menguasai lagu dengan baik, berikut dengan urutan gerakan-gerakannya. Bagaimana pun gerak dan lagu yang dilakukan secara spontan akan mengurangi minat anak dan bisa membingungkan anak, karena bila dilakukan secara spontan waktu pergantian gerakan dan macam-macam gerakannya kemungkinan bisa berubah-ubah.

3. Gerakan yang kurang sopan

Gerakan-gerakan yang diperagakan perlu memperhatikan norma-norma kesopanan. Kita harus menghindari gerakan-gerakan yang bersifat “dewasa”. Gerakan yang perlu dihindari misalnya goyang pinggul yang berlebihan, menjulurkan lidah, dan lainnya.

4. Gerakan terlalu rumit

Gerakan-gerakan yang diperagakan untuk pertunjukkan biasanya cenderung dibuat semenarik mungkin, walaupun kadang sulit ditirukan oleh anak-anak. Gerakan-gerakan dalam gerak dan lagu bertujuan untuk penghayatan. Arti dari penghayatan adalah memiliki tujuan agar anak-anak semakin mudah memahami arti lirik lagu dengan melakukan gerakan yang sesuai dengan kemampuan mereka. Bila anak-anak diajari gerakan-gerakan yang terlalu rumit, anak-anak akan kehilangan sisi menyenangkan dari aktivitas ini. Nanti mereka malah bisa stres, apalagi bagi mereka yang kurang suka aktivitas berbau tarian.

5. Lagu-lagunya tidak sesuai

Ada beberapa kriteria lagu-lagu yang tidak sesuai untuk diajarkan pada anak-anak usia dini. Kriteria lagu tersebut adalah:
⦁ Nada atau irama terlalu keras: lagu-lagu ini biasanya diaransemen dengan gaya musik rock yang cadas. Lagu ini perlu dihindari agar anak-anak bisa lebih mudah terkontrol. Karena dengan memperdengarkan apalagi memperagakan lagu-lagu rock, anak-anak akan terpengaruh sisi “liar” dari lagu-lagu ini
⦁ Liriknya kurang pas: bila berbicara tentang lirik lagu, tentu saja berhubungan dengan kata-kata yang terdapat dalam lagu. Kita perlu menghindari lagu-lagu yang berlirik saru dan berisi kata-kata yang kasar.

6. Tidak memperhatikan formasi

Formasi sangat erat hubungannya dengan posisi. Hal ini sangat penting bila kita hendak mempergakan gerak dan lagu di suatu pentas seni. Formasi yang biasa dipakai adalah formasi tinggi-pendek-tinggi. Maksudnya adalah menempatkan posisi siswa yang tinggi pada bagi paling samping kanan dan kiri, dilanjutkan dengan siswa yang lebih pendek dan lebih pendek lagi. Siswa yang paling pendek berada di posisi yang paling tengah. Selain itu perlu diperhatikan pula jarak antra siswa. Biasanya jarakanya diambil dengan cara merentangkan tangan. Setiap anggota tidak boleh saling menyentuh tangan satu sama lain.

Semoga artikel ini membuat para pendidik semakin paham cara menyajikan gerak dan lagu. Semoga anak-anak Indonesia pun akan semakin sehat, cerdas, dan ceria dengan gerak dan lagu yang kita ajarkan.

DOWNLOAD GRATIS Album Lagu Anak Karya Kak Zepe vol 1 dengan klik KOLAK KAK ZEPE 1

Tulis Komentar, Pesan, dan Kesan Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.