Anak-anak Butuh Kebebasan Berkreasi Dan Bereksplorasi

KakZepe.Com – Dalam sebuah sidak di salah satu Sekolah Dasar, Bapak Anies Baswedan mengungkapkan, “Banyak anak-anak tahu menjawab pertanyaan “mau jadi apa”. Namun, hampir semua bingung dengan pertanyaan “akan membuat apa”. “Ketika ditanya mau jadi apa, semua bisa jawab. Namun, ketika ditanya mau buat apa, semuanya bingung. Pertanyaan penting buat anak kita, bukan mau jadi apa, tetapi mau berkarya apa,” ujar Anies, setelah keluar ruangan. “Kita sering mengajarkan anak-anak mengikuti apa yang diajarkan. ‘How are you?’, pasti semuanya jawab ‘I’m fine, thank you’. Seragam seluruh Indonesia. Anda tanya, ‘what’s your name’, my name is… Sama semuanya,” kata mantan Rektor Universitas Paramadina ini.

Dan Seorang pendidik terkenal dari Inggris mengatakan, “Jika seseorang tidak memiliki kreatifitas, berarti ia tidak pintar sama sekali.” Apa yang ia katakan memang benar. Bagaimanapun pun anak-anak adalah pribadi yang terlahir dengan kreatifitas yang dimilikinya. Tanpa kreatifitas, anak-anak hanya seperti sebuah robot, yang hanya bergerak sesuai dengan keinginan pengendalinya. Continued

Cara Memberi Kejutan Di Awal Pembelajaran, Semua Siswa Menjadi Bersemangat Belajar

KakZepe.COm – Awal yang baik akan menentukan kelanjutannya. Rebut hati anak di awal pelajaran, maka anak akan lebih bisa fokus pada apa yang kita ajarkan. Melalui artikel ini, saya, Kak Zepe, ingin berbagi pengalaman tentang cara menarik perhatian siswa agar bisa fokus di awal pelajaran.

1. Volume suara yang pas

Kharisma seorang pendidik juga ditentukan oleh kualitas suara. Bukan kemerduan suara saat bernyanyi lho.. Suara yang pas bagi pendidik sangat ditentukan oleh kepiawaian dalam mengatur suara. Anak-anak biasanya akan lebih tertarik mendengar suara guru yang keras namun tidak berteriak apalagi terkesan membentak. Akan menjadi lebih menarik lagi bila Anda dengan gesture yang menarik dan penuh semangat. Biasanya kita menyebutnya dengan suara yang bulat. Kita juga perlu berhati-hati dalam menasihati anak yang berbuat kesalahan. Jangan terlalu cepat menggunakan suara yang keras saat menasihatinya. Gunakan suara yang lembut dan kata-kata yang positif. Continued

Mengapa Ranking Bukan Jaminan Anak Disebut “Siswa Berprestasi” ?

KakZepe.Com – Saat saya menjadi wali kelas, saya sering mendapatkan pertanyaan dari beberapa orang tua atau wali murid, “Berapa ranking kelas anak saya, Pak?” Tentu saja pertanyaan ini tidak mendapatkan jawaban dari saya, sebagai guru kelas, karena termasuk hal yang rahasia.

Ranking hanyalah dari aspek akademis

Banyak orang tua mengukur prestasi anaknya hanya dengan cara membandingkan dengan prestasi orang lain. Sistem peringkat kelas atau yang biasanya disebut ranking, hanyalah salah satu tolak ukur kecerdasan anak, yaitu dari sisi akademis anak. Padahal setiap anak tercipta unik. Anak-anak tercipta khas dengan segala keunikan masing-masing.

Sekolah yang memahami psikologi anak

Sekolah yang menggunakan sistem “tanpa ranking” pada raport adalah sekolah yang benar. Karena sekolah seperti ini memahami tentang psikologi anak. Sekolah ini paham bahwa setiap anak tercipta unik dengan segala ketrampilan, kelebihan, dan talenta masing-masing. Ada banyak hal yang perlu menjadi perhatian dalam menilai anak, yaitu dilihat dari aspek spiritual, emosional, sosial, dan “life skill”. Continued

Aktivitas-aktivitas Sekolah Yang Perlu Diterapkan Pada Siswa Zaman Now

KakZepe.Com – Masih teringat saat saya duduk di bangku Sekolah Dasar. Saya diajar oleh guru-guru dengan metode yang monoton. Salah satunya adalah dengan metode mencatat dengan cara dikte atau mengkopi tulisan di papan tulis, mengerjakan soal-soal yang diberikan guru, dan sesekali berdiskusi untuk mengerjakan soal secara berkelompok. Metode-metode di atas memang tidak buruk. Saya juga tidak menyalahkan guru-guru saya di masa sekolah. Namun teknologi berkembang dengan pesat. Muncul banyak ide-ide baru dalam hal metode mengajar dari berbagai belahan dunia. Kecepatan penyampaian informasi membuat semua pendidik juga cepat berbenah. Melalui artikel ini, saya hendak memberikan beberapa metode menarik dalam mengajarkan materi pelajaran di sekolah.

1. Mengurutkan gambar

Dalam metode ini guru menyiapkan beberapa gambar tentang cara menggunakan sesuatu. Misalnya cara menanak nasi dengan menggunakan magic jar. Ada gambar orang sedang mencolokkan kabel ke saklar, ada gambar orang menekan tombol on pada magic jar, ada gambar orang sedang memasukkan air ke dalam baskom magic jar, dan gambar lainnya. Siswa diminta untuk mengurutkan gambar dan menulis narasi sesuai dengan gambar. Melalui aktivitas seperti ini, siswa belajar untuk berpikir sistematis dan logis. Continued

6 Kiat Jitu Dan “Fun” Agar Daya Kreatif Anak Berkembang Pesat

KakZepe.Com – Kreatifitas anak adalah hal yang penting di masa pertumbuhannya. Keinginan anak untuk melakukan banyak hal sangat menunjang kebutuhan mereka untuk menyalurkan emosi dan energi mereka. Tidak ada salahnya seorang pendidik berperan dalam mengembangkan kreatifitas anak, dan tentu saja dengan cara yang menyenangkan, sehingga anak-anak bisa mengikutinya tanpa merasa terbeban.

1. Minimalkan aturan, perbanyak arahan, utamakan kebebasan

Agar suasana kelas berjalan dengan tertib, tentu saja perlu dibuat aturan-aturan. Namun jangan sampai aturan-aturan yang kita buat membatasi ruang gerak anak, apalagi membuat anak menjadi terbebani. Anak-anak lebih membutuhkan pengarahan daripada aturan. Ia membutuhkan seseorang yang bisa membantu mengingatkan mereka agar mereka tidak membuat suatu kesalahan dan bisa menciptakan rasa aman. Sebelum melakukan suatu kegiatan, akan lebih baik bila kita memberikan arahan secara jelas. Semakin baik arahan-arahan dan pejelasan yang kita berikan, akan miminimalkan anak untuk berbuat kesalahan. Setelah kita selesai menjelasan sesuatu, beri kesempatan kepada partner atau guru pendamping kita untuk memberikan tambahan penjelasan, siapa tau ada penjelasan yang masih belum tersampaikan. Saat anak mempraktikkan apa yang kita ajarkan, kita berikan mereka kebebasan. Misalnya, kita tidak perlu menetapkan bahwa warna daun harus hijau, atau daun tidak boleh diberi mata dan mulut, dan aturan tidak penting lainnya. Biarkan mereka berkreasi sesuai dengan imajinasi mereka selama mereka bisa membuat karya sesuai dengan tema yang kita berikan. Continued

Agar Anak Tidak Hanya Menjadi “Follower”, Tapi “Leader”

KakZepe.Com – Ada seorang anak didik saya yang masih perlu belajar untuk memiliki inisiatif sendiri. Saat saya minta untuk menggambar pemandangan alam, ia menggambar pemandangan dengan kemiripan 90 persen sama dengan teman sebelahnya. Bila ia saya biarkan untuk melakukan sesuatu tanpa “mencontek”, ia akan bingung dan butuh waktu lama untuk mengerjakannya. Bahkan terkadang saya harus membantunya dengan cara memberikan petunjuk. Anak-anak seperti ini perlu kita motivasi agar mereka memiliki inisiatif sendiri dalam mengerjakan sesuatu. Karena inisatif juga sangat erat hubungannya dengan kemandirian anak. Continued

10 Kiat Mengembangkan Kreatifitas Anak Agar Lebih Optimal

Sering kita menemukan seorang  anak  yang terlihat malas  di kelas atau memiliki nilai sekolah yang tidak terlalu  baik. Namun ada kalanya mereka bisa  mendapatkan nilai yang   melebihi teman-teman mereka satu  kelas, atau  memiliki sesuatu  kemampuan yang  tidak kita duga  dan tidak bisa  dilakukan oleh  anak-anak yang lain. Jadi bila anda menemukan seorang  anak  atau bahkan mungkin buah hati kita sendiri terlihat   “kurang pandai” jangan berkecil hati. Mungkin saja dia adalah  anak  yang  kreatif dan cerdas,  namun belum  terlatih  / terasah  dengan baik. Saya  percaya,  semua anak memiliki bakat  untuk menjadi  anak yang cerdas  dan kreatif.  Lalu bagaimana untuk bisa  melatih anak  agar bisa  menjadi  anak  yang cerdas dan kreatif? Mari kita ikuti  tips-tips di bawah ini:
Ada 10 cara mengasah kreativitas anak, yaitu: Continued

5 Penghambat Kreatifitas Anak

Mengerti kepribadian anak adalah hal yang tidak mudah bagi orang dewasa atau orang tua. Tidak jarang anak mengalami pola asuh yang salah dari orang  tuanya, karena pengetahuan orang tua masih kurang dalam mengasuh buah hatinya. Agar kita tidak menggunakan pola asuh yang salah bagi buah hati kita, mari kita perhatikan beberapa hal yang bisa menghambat  kreatifitas anak.

Saya akan memberikan 5 penghambat  kreatifitas anak:

1.    Tidak percaya pada anak

Anak-anak yang merasa tidak dipercaya oleh orang tuanya   juga bisa mebuat  mereka menjadi  rendah diri. Misalnya, pada saat  buah hati kita Continued