Guru Tak Hanya Mengajar, Namun Juga Pembelajar

KakZepe.Com – Seorang guru bukanlah manusia yang sempurna. Meskipun ia diberikan tanggung jawab untuk membentuk anak-anak didiknya agar menjadi anak yang cerdas, namun tidak menutup kemungkinan bahwa ia memiliki kekurangan. Diantara banyak pertanyaan yang diajukan oleh anak-anak didiknya, tidak menutup kemugkinan bila ia tidak bisa menjawab beberapa pertanyaan dari anak-anak didiknya.

Menyadari kelemahan dan mau berubah

Memiliki kekurangan. Itulah hal yang perlu disadari oleh para pendidik. Setelah seseorang menyadari akan kelemahan dan
kekurangannya, tentu saja ia akan cepat berubah agar menjadi manusia yang lebih baik. Berbeda dengan orang yang bebal, merasa diri “lebih tinggi”, sehingga tidak mau mengakui kekurangan dan kesalahan yang pernah dilakukannya. Seorang guru perlu memilki kerendahan hati, sehingga walaupun ia tidak bisa menjawab pertanyaan murid atau melakukan kesalahan, ia benar-benar mau meminta maaf kepada anak-anak didiknya. Continued

Tips Menjadi Guru Pembelajar

KakZepe.Com – Jiwa pembelajar adalah semangat yang dimiliki seseorang untuk mau belajar. Ia memiliki semangat untuk mendapatkan ilmu sebanyak-sebanyaknya, agar ia semakin kaya dan bisa memperkaya anak-anak didiknya dengan ilmu pengetahuan, ketrampilan, dan talenta yang dimiliki. Jiwa pembelajar juga perlu dimiliki oleh guru agar ia bisa menjadi teladan bagi anak-anak didiknya. Karena bagaimana pun anak-anak didik akan lebih mencontoh dari kebiasaan dan perilaku gurunya daripada sekedar kata-katanya.

Seorang guru juga tidak hanya mengajar berdasarkan materi pelajaran, namun juga harus bisa memberikan inspirasi bagi anak-anak didiknya. Ia seperti seorang artis atau public figure bagi anak-anak didiknya. Oleh karenanya, ia harus memiliki keunikan. Keunikan yang tidak biasa, sehingga ia nantinya akan dikenang oleh anak-anak didiknya setelah mereka lulus. Keunikan bisa dimiliki guru karena memang dikaruniai bakat yang unik. Namun keunikan seorang guru bisa juga dibentuk melalui proses pembelajaran yang tiada henti.

Seorang pendidik yang memiliki jiwa pembelajar akan selalu peka terhadap perkembangan zaman. Ia akan menyesuaikan dengan pola pikir anak-anak didiknya, bukan bertahan pada kekolotannya. Ia juga harus kreatif dalam mengembangkan metode pengajaran. Sehingga apa pun yang ia ajarkan adalah sesuatu yang menarik dan “up to date” pada perkembangan zaman. Ada banyak media informasi yang bisa menjadi bahan pembelajaran, terutama dari website-website pendidikan atau pun konten video-video pendidikan yang tersedia di youtube.com. Continued