Tips Menjadi Guru Masa Kini, Yang Disayang Dan Disegani

KakZepe.Com – Kemampuan pendidik dalam membangun komunikasi dengan anak didiknya sangat menentukan keberhasilannya dalam mendidik anak. Mengapa? Karena pendidik yang aktif dan komunikatif sangat mempengaruhi kemampuan pendidik dalam mengelola kelas. Bayangkan saja bila saat kegiatan belajar mengajar anak-anak malah ngobrol sendiri, bermain sendiri, dan kurang memperhatikan pengajaran, tentu saja hal ini akan sangat mempengaruhi kualitis ilmu dan pengetahuan yang diterima anak-anak didik. Agar kita mampu belajar menjadi pendidik yang aktif-komunikatif, tentu kita harus paham benar bagaiaman karakter atau ciri-cirinya. Apa saja itu?

1. Memiliki semangat yang tinggi

Semangat yang tinggi terlihat dari gairah hidup yang tinggi. Kata-kata yang ia keluarkan adalah kata-kata yang positif dan membangun. Ia pandai menyusun kata, sehingga kata-kata yang memiliki pesan negatif pun menjadi kata-kata yang positif bahkan motivatif. Hanya orang-orang yang bersemangat yang mampu membangkitkan semangat. Hal ini sangat penting dimiliki oleh seorang pendidik. Continued

Guru PAUD Harus Pintar Mengontrol Diri, Ini Tipsnya!

KakZepe.COm – Pengendalian diri atau biasa disebut “self control” adalah hal yang mutlak dimiliki oleh seorang pendidik. Sifat ini sangat identic dengan kesabaran. Kemapuan seseorang dalam mengontrol emosi akan tampak pada ketenangannya dalam melakukan sesuatu. Bila seseorang tidak bisa mengontrol diri, ia akan mudah melakukan kesalahan, bahkan kesalahan yang terkesan “ceroboh”. Kali ini Kak Zepe akan menuturkan beberapa tips agar seorang pendidik mampu menjaga “self control” sehingga akan mampu bersikap dengan baik dan berkharisma saat mengajar anak-anak didiknya.

1. Liburan itu perlu

Aktivitas yang rutin dilakukan setiap hari dapat membuat pendidik cepat bosan. Apalagi ditambah banyaknya jam mengajar dan administrasi kelas yang berjibun bisa menyebabkan pikiran menjadi penat. Bila dibiarkan berlarut, maka ia bisa merasa penat dan bosan, bahkan stres. Rekreasi. Kegiatan yang bersifat relaksasi dan hiburan sangat penting dalam hal ini. Dengan melakukan rekreasi, maka hati ia akan menjadi lebih tenang, pikiran menjadi lebih rileks, sehingga hal ini bisa menunjang performa mengajar kita di hadapan anak-anak didik. Continued

5 Sifat Guru Teladan Dan Menjadi Panutan

KakZepe.Com – Banyak guru disegani oleh anak-anak didiknya. Namun dibalik itu ada beberapa anak didik yang merasa bahwa ia adalah guru yang galak, sehingga anak-anak didiknya merasa bahwa ia adalah sosok yang menakutkan. Banyak pula guru yang disayang, namun karena saking lucunya atau saking seringnya ia bercanda, ia menjadi kurang dihormati oleh anak- anak didiknya. Bahkan terkadang malah menjadi bahan olokan. Agar semua bisa seimbang, Kak Zepe berpendapat seorang guru perlu memiliki sifat-sifat berikut:

1. Selalu bersemangat dan ceria

Semangat menunjukkan keseriusan guru dalam mengajar. Guru yang sudah melakukan persiapan mengajar dengan baik biasanya akan memiliki semangat yang baik. Ia akan tidak merasakan ada beban dalam mengajar, karena ia yakin bahwa ia telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Semangat juga terlihat karena ia mampu menjaga kondisi tubuhnya dan jiwanya dengan baik sehingga terlihat bugar dan lebih percaya diri. Semangat yang baik biasanya juga terlukis dari expresi wajahnya yang selalu ceria, murah senyum, namun tetap bisa menguasai emosinya dengan baik, sehingga tau kapan saat serius kapan saat ia harus membumbui pengajarannya dengan candaan atau humor segar. Continued

Kebiasaan-kebiasaan Yang Tidak Seharusnya Dilakukan Oleh Pendidik

KakZepe.Com – Para ahli berpendapat bahwa tidak ada anak yang nakal atau bandel. Mereka hanya masih belajar untuk melakukan sesuatu dengan baik. Bila mereka melakukan suatu kesalahan, biasanya itu bukan berasal dari hati nurani atau keinginan mereka, namun ada banyak faktor yang mempengaruhinya. Misalnya keadaan emosi sedang tidak baik, kurang bisa mengontrol luapan rasa senang mereka, atau karena faktor-faktor yang lain, misalnya latar belakarang keluarga dan lingkungannya. Maka sebagai pendidik anak-anak usia dini, kita perlu memperhatikan hal-hal di bawah ini saat menasihati anak-anak didik kita.

1. Memberikan label

Kalimat-kalimat seperti “kamu anak nakal”, “kamu bohong ya…”, “kamu kok malas”, dan kata-kata yang terkesan memberikan “label” kepada anak didik kita perlu kita hindari. Anak-anak memiliki daya ingat yang baik, terutama adalah hal-hal yang bersifat menarik dan hal-hal yang menyakiti hati mereka. Bila kita melabeli anak, misalnya dengan kata “pembohong”, maka hal itu akan terekam dalam memori mereka. Akan lebih baik bila kita menggunakan kata-kata yang positif, misalnya “Bapak tahu kamu anak yang jujur. Ingat, kalau kita mengatakan segala hal dengan jujur, maka kita akan dipercaya oleh banyak orang.” Continued

Guru Perlu Menghindari Hal-hal Ini Agar Pantas Menjadi Teladan

KakZepe.Com – Di sekolah, peran guru layaknya seorang artis atau public figure. Apa pun yang dilakukan oleh guru, dan dilihat oleh anak-anak, secara sadar atau tidak sadar akan ditiru oleh anak-anak. Saya bukan menulis artikel ini bukan untuk mengevaluasi sesama guru, namun sebagai pembelajaran bersama, agar kita semua perlu berhati-hati dalam melakukan atau pun mengucapkan sesuatu. Karena bagaimana pun saya pun pernah melakukan beberapa dari kebiasaan buruk ini. Namun saya menyadari kesalahan itu, mau berbenah diri, dan tidak mau rekan-rekan saya sesama guru melakukan hal serupa. Inilah kebiasaan buruk guru yang bisa menghasilkan perilaku buruk anak.

1. Berbohong demi nama baik

Ada salah satu rekan saya yang pernah salah mengenakan seragam. Seharusnya mengenakan seragam batik, namun rekan saya mengenakan seragam sekolah. Rekan saya pun menjadi terlihat “beda” diantara rekan-rekan lainnya sesama guru. Ada salah satu anak didik saya bertanya padanya, “Bu, kenapa tidak memakai baju batik?” Rekan saya menjawab, “Maaf, kemarin bajunya basah terkena air hujan.” Lalu anak didik saya berkata,”Ah.. Ibu bohong ya… .” Terlepas dari benar atau tidaknya alasan rekan guru saya tersebut, kita harus menyadari bahwa kebohongan yang kita ucapkan bisa ditiru oleh anak-anak didik kita. Continued

6 Sifat Yang Harus Dimiliki Guru Agar Disegani dan Disayang Anak Didik

KakZepe.Com – Pendidik PAUD mana yang tidak mau disayang anak-anak didiknya? Kehadirannya selalu dinanti oleh anak-anak didiknya. Bahkan bila berpapasan di sekolah maupun di luar sekolah, namanya akan dipanggil oleh anak-anak didiknya dengan penuh semangat. Berbicara tentang karakter, semua pendidik PAUD pasti punya keunikan sendiri-sendiri. Namun tentu saja, ada karakter pokok yang perlu dibentuk oleh setiap pendidik, supaya anak-anak merasa nyaman namun tetap bisa menyampaikan materi pembelajaran dengan baik, sehingga disukai dan disayang oleh anak-anak didiknya.

1. Selalu memberikan yang terbaik

Setiap mendapatkan kesempatan mengajar, ia akan selalu mempersiapkan dengan baik. Mulai dari strategi pembelajaran dan segala perlengkapan dipersiapkan dengan baik. Ia juga pandai dalam menjaga kondisi tubuhnya, sehingga akan terlihat fit di depan kelas. Tidur terlalu larut malam adalah pantangan baginya. Karena hal ini akan mengganggu kondisinya saat mengajar di hari berikutnya. Dengan kesiapan yang baik, ia yakin bahwa ia bisa memberikan materi pembelajaran dengan baik dan menyenangkan.

2. Penyabar Continued

Pola Hidup Yang Harus Dijalani Oleh Seorang Guru

KakZepe.Com – Memiliki kelas yang tenang dan anak-anak didik yang patuh tentu menjadi idaman para pendidik PAUD. Karena dengan adanya suasana kelas yang seperti itu, pembelajaran pun bisa berjalan dengan baik dan lancar. Berbeda bila suasana kelas sangat gaduh dan anak-anak didik yang kurang patuh, tentu pembelajaran pun menjadi tidak sesuai dengan yang diharapkan. Mendamaikan anak-anak yang bercekcok saja butuh waktu yang lama. Peran pendidik dalam menciptakan suasana kelas yang kondusif sangatlah penting. Kestabilan emosi seorang pendidik adalah hal yang sangat menentukan baik dan buruknya pengelolaan kelas seorang pendidik. Karena bila emosi seorang pendidik masih atau sedang labil, secara langsung atau pun tidak langsung akan mempengaruhi emosi anak-anak didik. Lalu bagaimana cara menjaga kestabilan emosi saat mengajar?

1. Istirahat yang cukup

Seorang pendidik perlu memahami pentingnya stamina yang fit saat tampil di hadapan anak-anak. Bayangkan saja bila seorang pendidik mengajar anak-anak didiknya dalam keadaan mengantuk. Tentu anak-anak cepat bosan dan malas belajar. Kondisi tubuh yang lelah juga akan mempengaruhi emosi dan fokus seorang pendidik. Continued