Membuat Anak Didik Semangat Suka CIta Dalam Belajar

KakZepe.COm – Mengapa memotivasu anak untuk tetap semangat belajar sangat penting? Sebab dengan memotivasi anak, ia akan terpacu untuk meraih dan menggapai prestasi dalam hidupnya. Anak-anak memiliki kesulitan yang cukup besar dalam mendapatkan inspirasi jika tidak ada dorongan atau motivasi dari orang tertentu yang dapt mereka percayai atau merasa dekat dengan mereka. Peran guru dan orang tua sangat penting dalam hal ini. Bagaiman cara memotivasi anak agar mereka gemar belajar, terutama belajar di sekolah?

1. Mengenal Kepribadian Anak dan Pemasalahan Anak

Pribadi anak ada beraneka macam. Kita perlu mengenal pribadi mereka sebelum melakukan penanganan. Agar penangangan yang kita berikan sesuai dengan kebutuhan anak. Ada banyak permasalahan umum yang membuat anak malas belajar, misalnya terlalu banyak main game, materi pelajaran yang terlalu berat, ada permasalahan di dalam keluarga, pola asuh yang salah dari orang tua, dan berbagai permasalahan lainnya. Continued

Norma Sopan Santun Dan Anak-anak Zaman Now

KakZepe.Com – Anak-anak usia satu setengah tahun adalah usia dimana anak-anak sudah mulai memahami arti aturan yang berlaku. Sebagai orang tua, Anda perlu mengajarkan hal-hal yang harus dipatuhi dalam kehidupan sosial ini. Saya, Kak Zepe, menyarankan agar orang tua memulainya dengan memberikan teladan yang baik kepada buah hatinya. Meskipun zaman sekarang merupakan zaman modern dan serba canggih, keberadaan tata krama di dalam kehidupan bermasyarakat sangatlah penting. Semakin dini Anda mengajarkan kepada buah hati Anda, maka kebiasaan yang baik ini akan semakin mudah mendarah daging tertanam di dalam hati buah hati Anda. Apa saja hal-hal yang perlu diajarkan kepada sang buah hati agar mereka bisa mematuhi dan mengamalkan tata krama dalam kehidupan sehari-hari?

1. Sapaan

Sapaan adalah kata-kata atau perbuatan yang bisa kita ucapkan atau lakukan kepada orang lain saat bertatap muka. Sapaan biasanya diucapkan dalam bentuk salam, misalnya selamat pagi, selamat siang, atau hanya sekedar mengatakan “Halo”, atau “sampai jumpa” saat hendak berpisah. Sapaan harus disertai dengan senyuman yang tulus dan bila perlu dilakukan sambil melambaikan tangan. Jangan gengsi untuk melakukan hal ini kepada anak terlebih dahulu, tanpa menunggu anak memberi salam kepada Anda. Bagaimana pun anak-anak sangat membutuhkan teladan. Bila Anda tekun mengucapkan salam kepada buah hati Anda, pasti suatu saat Anak akan dengan setulus hati mengikuti kebiasaan baik ini. Continued

Jangan Biarkan Sifat Pemalu Anak Menghambat Prestasinya

KakZepe.COm – Sifat pemalu anak bisa menghambat prestasinya. Mengapa hal ini bisa terjadi? Bayangkan saja pada saat buah hati Anda belajar di sekolah, ia tidak memahami akan apa yang sedang ia pelajari. Namun karena sifat pemalunya, ia menjadi enggan bertanya, dan pada akhirnya hasil atau nilainya pun menjadi kurang maksimal. Anak-anak bisa belajar banyak hal bila ia berani tampil di hadapan publik, misalnya menjadi pemimpin upacara, menyanyi di ajang pentas seni, dan kesempatan manggung lainnya. Namun kalau karena sifat pemalunya, ia menjadi enggan pentas di hadapan teman-temannya. Lalu bagaimana agar sifat pemalu ini tidak dipiara hingga ia menjadi dewasa? Tentu membutuhkan usaha dari orang tua untuk bisa mengatasi hal ini.

1. Tidak menghakimi anak secara terus menerus

Kata-kata adalah doa. Bila Anda terlalu sering mengatakan di hadapan anak Anda bahwa ia adalah “anak pemalu”, maka apa yang ada di pikirannya akan terekam dalam jangka waktu yang lama, bahkan bisa hingga kelak ia berusia dewasa. Setiap anak akan memiliki titik bosannya sendiri. Ia akan semakin sadar bahwa sifat pemalunya bukanlah hal yang baik seiring dengan perkembangan usianya.


2. Memotivasi

Daripada Anda menghakimi anak, akan lebih baik bila Anda memotivasinya dengan menggunakan kata-kata positif. Misalnya dengan memberikan semangat, “Ayo, kamu bisa”, “Jangan takut berbuat salah”, “Semangat!” dan kata-kata atau kalimat positif yang membangun lainnya. Dengan memotivasi dengan kata-kata itu ia pasti akan semakin terpacu untuk bertumbuh, termasuk dalam mengatasi sifat pemalunya ini.

3. Luangkan waktu bersama anak

Jangan hanya menyerahkan masa “pembentukan karakter anak” pada sekolah. Anda perlu cerdas dalam membagi waktu buat anak. Orang tua cerdas dan bijak pasti paham akan pentingnya “family time”. Di saat itulah orang tua bisa mengajak anak bermain bersama, makan bersama, dan bercakap-cakap bersama, meski sekedar membiasakan anak untuk berani mengungkapkan pendapatnya. Bila anak terbiasa mengungkapkan pendapatnya kepada orang tua, maka ia pun akan semakin bertumbuh menjadi anak yang terbuka dan percaya diri dalam mengungkapkan pendapat kepada orang lain.

 

370 Kreasi Guru TK dan PAUD (SUPER LENGKAP)

 

 

4. Memuji setiap perkembangan

Agar anak tidak merasa “minder” dan merasa bahwa ia memiliki sifat yang kurang baik, yaitu pemalu, maka Anda perlu memuji setiap perkembangan anak. Anak-anak tidak bisa langsung tumbuh menjadi anak yang percaya diri, kecuali ia memang punya bakat alami memiliki sifat yang percaya diri. Sekecil apa pun perkembangan anak dalam mengembangkan sifat percaya dirinya, Anda perlu memujinya. Misalnya, dengan mengatakan, “Kamu hebat Nak, sekarang kamu sudah berani menemui tamu meskipun kamu belum mengenal sebelumnya.”

5. Memberikan kesempatan belajar dari kesalahan

Tidak ada manusia yang tidak pernah berbuat salah. Tanamkan hal ini di dalam diri buah hati Anda. Bila buah hati Anda termasuk anak yang pemalu karena takut berbuat kesalahan, Anda perlu menasihatinya bahwa tidak ada manusia yang tidak pernah berbuat salah. Biarkan anak berlatih berbuat salah saat mengerjakan soal Matematika yang sulit, dan biarkan ia mengerjakannya secara mandiri. Bila ia membuat kesalahan saat mengerjakan soal, jangan sekali-kali memarahinya, namun bimbing dan ajarilah ia hingga ia bisa menyelesaikannya dengan baik. Ajak ia memahami bahwa ia bisa mengerjakan soal itu dengan benar bila ia mau lebih teliti dalam mengerjakan soal.

Kepedulian orang tua adalah hal paling penting untuk mengembangkan rasa percaya diri anak. Saat ia belum mampu melakukan sesuatu, jangan pernah mengucilkan atau menganggapnya remeh dan lemah. Kebiasaan ini hanya akan membuat anak tertekan dan semakin tidak percaya diri . Sifat pemalu yang dimiliki oleh seorang anak dapat membuat bakat dan potensi yang dia punya tidak tereksplorasi secara maksimal. Bagaimana mungkin orang lain bisa tahu bahwa buah hati Anda adalah anak yang hebat bila ia tidak pernah menunjukkan kehebatannya. Semoga dengan tips di atas, buah hati Anda akan semakin tumbuh menjadi anak yang percaya diri, sehingga kelak dengan bermodalkan kepercayaan dirinya ia bisa tumbuh menjadi anak yang berprestasi. Continued

Motivasi Dan Bimbingan Orang Tua Sangat Dibutuhkan Agar Bakat Anak Berkembang Maksimal

KakZepe.Com – Anak bukanlah milik orang tua, sejatinya anak adalah titipan Tuhan. Setiap anak diberikan karunia dalam rupa talenta. Talenta setiap anak tentu beda-beda. Ada anak yang jago olahraga, ada anak yang jago menggambar, ada anak yang jago menulis dan lain sebagainya. Sayangnya, banyak orang tua yang kurang memahami hal ini. Banyak orang tua yang cenderung memaksakan anak menjadi “alat” untuk mewujudkan cita-cita orang tua yang belum tercapai. Banyak orang tua mengikutkan anak pada suatu kursus, sanggar atau sekolah seni yang tidak sesuai dengan bakat dan minat anak. Hal ini tentu akan berdampak buruk bagi anak untuk ke depannya. Beberapa anak mungkin bisa menerima saat mereka diminta mengikuti keinginan orang tua. Namun ada pula yang tidak mau mengikuti apa yang menjadi kemaunan orang tua, atau malah melakukan pemberontakan kepada orang tua. Apa akibat dari anak terlalu dipaksakan bakat dan talentanya oleh orang tuanya?

1. Emosional

Jangan biarkan anak-anak dalam kondisi terpaksa mengikuti kemauan orang tua. Karena ia ada kemungkinan tumbuh menjadi anak yang suka membangkang. Banyak orang tua merasa heran dan repot melihat polah tingkah anaknya, namun kurang sadar bahwa orang tua sendirilah yang membentuknya. Continued

Jangan Langsung Marah Bila Anak Berbuat Salah

KakZepe.Com – Setiap manusia pernah berbuat salah. Justru dari kesalahan itulah manusia akan belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih kuat, dan lebih bijak. Seperti halnya anak-anak. Anak-anak adalah pribadi yang masih polos dan masih memerlukan proses yang panjang untuk menjadi manusia yang benar-benar dewasa. Namun terkadang ada orang tua yang terlalu memprotek anaknya, entah karena kurangnya pengetahuan tentang pengasuhan anak atau karena ingin keluarganya terlalu terlihat sempurna. Apa pun alasannya, orang tua perlu memberikan kesempatan kepada anak untuk bisa belajar dari kesalahan yang ia perbuat. Sebagai orangtua, saat anak berbuat kesalahan anda jangan hanya terfokus pada kesalahan yang anak perbuat. Karena bila Anda hanya terfokus pada kesalahan anak, lama kelamaan anak akan menganggap bahwa berbuat kesalahan adalah sesuatu yang ditakuti dan perlu dihindari. Sehingga saat anak berbuat kesalahan ia menjadi sulit untuk berkata jujur dan bahkan cenderung menghindar.

Sikap anak, adalah cerminan sikap orang tua

Bagaimana pun, anak akan belajar dari orang tua. Bila orang tua cenderung menghindar dengan cara membuat alasan yang tak masuk akal, anak pun biasanya akan cenderung mengikuti kebiasaan orang tua. Jangan heran bila Anda menjumpai anak Anda pintar berkilah saat berbuat salah. Ada kemungkinan ia hanya meniru apa yang pernah Anda lakukan. Jadi bila Anda berbuat kesalahan, baik secara langsung berbuat kesalahan kepada anak, atau melakukan kelalaian pribadi, sebaiknya Anda segera meminta maaf atau menunjukkan perasaan bersalah Anda, karena telah melakukan kesalahan. Jangan sampai Anda malah melakukan ekspresi penuh dengan kesombongan atau malah beralasan saat Anda secara terang –terangan telah melakukan kesalahan. Continued

Mencegah Anak Menjadi Pribadi Yang Egois

KakZepe.Com – Ketrampilan dalam bekerjasama adalah salah satu aspek penting dalam perkembangan kepribadian anak.Karea di zaman yang serba cepat ini, manfaat kerjasama tim sangatlah penting. Oleh karenanya, orang tua perlu melatih anak-anaknya agar memiliki ketrampilan dalam bekerjasama dengan orang lain. Bagaimana caranya? Berikut ini adalah penuturan dari Kak Zepe.

1. Saat anak mengeluh, dengarkanlah

Kebiasaan anak mengeluh memang kebiasaan yang kurang baik. Namun tindakan yang salah juga kalau orang tua membiarkan anaknya mengeluh. Saat anak mengeluh, tataplah matanya, dengarkan segala keluhan anak. Tunjukkan bahwa anda berempati atas apa yang terjadi pada anak. Saat anak mengeluh, itu tandanya ia membutuhkan bantuan. Jadi yang menjadi permasalahan bukanlah kebiasaan anak mengeluh, melainkan besarnya bantuan yang anda berikan. Misalnya, saat anak haus. Anak akan mengeluh dengan mengatakan, “Ma…Saya haus.” Tindakan terbaik bukanlah melarang anak untuk berhenti mengeluh, melainkan katakanlah,”Kalau haus, ambil minum sendiri. Mama sudah menyipkan beberap botol air minum di kulkas. Ayo, lekas, ambil sendiri… .“ Continued

Aneka Jenis Games Seru Dan Manfaatnya Bagi Anak Usia Dini

KakZepe.Com – Anak-anak usia dini memiliki energi yang sangat banyak. Ia mampu berlari dan berbicara dalam jangka waktu yang lebih lama daripada orang dewasa. Itulah sebabnya anak-anak usia dini gemar bermain. Selain untuk menghabiskan energi mereka, mereka pun bisa meluapkan emosi mereka. Mereka memiliki naluri untuk belajar demi memuaskan rasa ingin tahu mereka. Apa manfaat bermain bagi anak-anak usia dini?

1. Permainan Motorik

Permainan ini bermanfaat dalam menguatkan otot-otot mereka, sehingga mereka semakin fasih dalam melakukan segala aktivitas mereka dan agar
mendapatkan kondisi fisik yang semakin baik. Permainan ini dibagi menjadi 2, yaitu permainan motorik kasar dan permainan motorik halus.

a. Permainan motork kasar
Contoh dari permainan ini adalah bermain sepak bola, bermain basket, kejar-kejaran, bermain lompat tali, dan lainnya.
b. Permainan motorik halus
Contoh dari permainan ini adalah menggambar, mewarnai, mengambil biji dengan sumpit, bermain play-dough, dan lainnya. Continued

“Verbs We Know”, Lagu Anak Mengenal Kata Kerja

Sebuah  lagu  anak yang  pernah  saya ajarkan  pada anak didik saya, saat saya mengajarkan bahasa  Inggris materi Verb atau  Kata kerja, khususnya Action Verbs. Anak-anak terlihat senang, karena dengan menyanyikan lagu ini, anak-anak bisa bergerak dengan riang  gembira sambil belajar.


Liriknya Demikian:
Run…  Walk….  Sit …Stand….
Fly… swim…Hit… Kick…
Are  verbs we know…4x
With  the actions… Continued

Menanamkan Rasa Nasionalisme Dengan Lagu Anak

KakZepe.Com – Nasionalisme adalah sebuah perasaan cinta kepada tanah air dan bangsa. Pada jaman sekarang dan pada masa penjajahan tentu cara seseorang untuk mewujudkan semangat dan rasa nasionalisme tentu sangat berbeda. Pada masa penjajahan, banyak orang menunjukkan semangat dan rasa nasionalisme dengan cara berjuang mengusir penjajahan demi kemerdekaan bagi seluruh rakyat Indonesia. Namun pada jaman sekarang, tidak ada Negara mana pun yang menjajah Negara kita. Pada waktu kita masih duduk di bangku sekolah dasar, mungkin kita pernah mendengar pada saat upacara bendera, bahwa bentuk penjajahan yang ada di jaman sekarang adalah pengaruh negatif dari kebudayaan luar negeri yang tidak sesuai dengan pribadi bangsa Indonesia. Continued

Perlunya Kepedulian Dan Partisipasi Aktif Dari Banyak Pihak Untuk Membangkitkan Lagu Anak

KakZepe.Com – Dalam  “Seputar Indonesia” Kak Nunu berpendapat, “Sebenarnya tidak ada yang salah dengan lagu-lagunya atau dengan televisi broadcast-nya.Juga tidak ada yang salah dengan dunia musik,tapi yang salah adalah lingkungan terkecil si anak, yakni keluarga,”paparnya.

Benarkah demikian? Tidak salah memang apa yang dikatakan oleh Kak Nunu. Keluarga adalah lingkungan anak-anak tumbuh dan berkembang. Baik dari segi kejiwaan maupun kecerdasannya. Namun media juga memainkan peranan yang sangat penting. Karena media TV, Radio, dan lainnya di Negara kita seakan malas untuk memutar lagu anak-anak. Hal ini sangat berpengaruh pada selera musik setiap orang di tanah air. Orang-orang cenderung melupakan lagu-lagu anak, dan tidak memberikan tempat pada hadirnya lagu-lagu anak di tengah keluarga. Continued

1 2 3