5 Alasan Anak Banyak Bertanya dan Cara Mendidiknya

KakZepe.Com – Berikut ini adalah percakapan antara Ibu dan Anak yang pernah saya dengar. “Ma… Kenapa bulan bisa bergerak?” Tanya sang anak. Lalu Ibu menjawab, “Sebenarnya yang bergerak bukan bulan. Bumilah yang bergerak.” Sang anak bertanya kembali, “Tapi kenapa kita tidak jatuh? Kenapa kita merasakan gerakan bumi?” Si Ibu menjawab, “Karena ada gaya gravitasi.”

Pertanyaan muncul dari mulut sang anak secara bertubi-tubi. Namun sang Ibu tidak pernah henti menyerah dalam menjawab semua pertanyaan buah hatinya. Itulah anak-anak. Memiliki naluri bertanya sangat besar. Bahkan ia terkesan tidak punya lelah, baik dalam berkata-kata maupun bergerak. Mengapa anak suka bertanya? Berikut penuturan dari saya, Kak Zepe:

1. Menumbuhkan rasa ingin tahu

Anak-anak memiliki rasa ingin tahu yang besar. Itulah mengapa anak-anak gemar sekali mengajukan pertanyaan. Secara naluri, ia ingin menambah pengetahuannya. Karena ia belum memiliki banyak pengalaman. Maka ia gemar bertanya untuk memuaskan keinginannya itu. Sebagai orang tua, anda wajib menjawab setiap pertanyaan anak dengan kesabaran, agar mereka bisa menjadi lebih tenang. Karena kalau orang tua enggan menjawabnya, hal ini malah akan menjadi beban pikiran sang anak, dan lebih parahnya lagi, ia akan menjadi enggan bertanya dan enggan mengembangkan kreatifitasnya. Continued

4 Hal Mendasar Saat Memberikan Materi Kepada Anak PAUD/TK

KakZepe.Com – Anak-anak adalah pribadi yang aktif. Bila kita ajak mereka untuk mendengarkan pelajaran, mungkin hanya bisa fokus 5 hingga 10 menit. Bila sudah lebih dari 10 menit, biasanya sebagian dari mereka akan bergerak-gerak, memainkan jarinya, memandang ke arah hal-hal yang lebih menarik lainnya, atau bahkan mulai mengganggu temannya. Sehingga bukan salah anak-anak didik kita juga bila suasana kelas menjadi tidak tertib lagi. Bila kita belum memahami karakter belajar mereka, bukan tidak mungkin kita pun akan mengalami hal ini. Kita tidak boleh menyamakan mereka dengan siswa berusia remaja yang lebih bisa fokus mendengarkan penjelasan guru dari 30 hingga 60 menit. Sebagai pendidik anak usia dini, tentu kita perlu memahami karakter anak terutama dalam hal memperlajari sesuatu. Apa saja itu?

1. Cara belajar siswa aktif

Dengan melibatkan anak secara aktif dalam kegiatan pembelajaran, mereka pun akan semakin tertantang untuk bisa mengembangkan aspek ketrampilan, pengetahuan, dan kemampuan mereka. Misalnya, di saat kita mengajarkan mereka cara menanam tanaman. Kita hanya perlu mengajarkan teorinya secara sekilas dan tempo yang sesingkat-singkatnya. Selanjutnya, biarkan anak-anak mempraktekkannya secara langsung dengan bimbingan kita. Dengan melibatkan anak secara aktif dalam kegiatan pembelajaran, anak-anak akan menjadi semakin tertantang. Hal ini bisa menghapus rasa bosan mereka. Continued

Cara Mengatasi “Child Bullying”

KakZepe.Com – Di FORUM TK DAN PAUD (group guru dan orang tua dari anak seusia TK dan PAUD), bunda Ane Novita mencurahkan isi hatinya demikian, ”ass. salam kenal semuanya. mau minta sarannya nich! saya kan menagajr d Tk, kadang2 suka lelah dan cape menghadapi anak yg suka main pukul, main tendang, bicaranya kasar.gimana ya cara menhadapinya??klo si anak main pukul,nendang atu bicara kasar cara menghadapinya saya suka menyanyi hati2 gunakan tanganmu dsb, tapi si anak hanya sebentar nurutnya ,selanjutnya ya maen tonjok aja sama temennya dan seterusnya bgitu.”

Pada intinya, bunda Ane bercerita tentang anak didiknya. Beliau memiliki seorang anak didik yang suka memukul temannya. Saya akan memberikan beberapa tips yang telah diberikan oleh bunda-bunda yang tergabung dalam FORUM TK DAN PAUD. Dimikian tipsnya (diberikan oleh Bunda Anisah Komara): Continued