Inilah Resep Rahasia Membuat Playdough… Praktis dan Murah!

KakZepe.Com – Kali ini Saung Bermain Pangiuhan mengajak anak-anak untuk membuat dough sendiri sambil mengenalkan angka. Selain aman untuk dimainkan anak-anak, dough ini juga tahan lama loh…

Tak hanya menyenangkan, kegitan ini juga menstimulus motorik halus dan daya imajinasi anak-anak. Yuk, langsung kita tengok alat dan bahan-bahannya.


Continued

Kebiasaan Di Kelas Untuk Membangun Ketrampilan Berkomunikasi Dan Berinteraksi

KakZepe.COm – Kemampuan anak dalam mengemukakan pendapat perlu dilatih sejak dini. Anak yang aktif dalam kritis dan terampil dalam berpendapat biasanya akan mampu berkembang lebih pesat daripada anak yang kurang aktif. Sebagai pendidik, kita tentu memiliki banyak kesempatan untuk membentuk anak menjadi pribadi yang aktif dalam berpendapat. Bagaimana caranya?

1. Mengadakan metode diskusi dalam kelompok dalam pempelajaran

Dengan metode berdiskusi dalam kelompok, anak-anak akan memiliki kesempatan mengemukakan pendapatnya dalam kelompok kecil. Bila anak terlatih mengemukakan pendapat dalam kelompok kecil, maka ia tidak akan kesulitan atau malu saat memiliki kesempatan mengemukakan pendapat dalam kelompok besar atau di forum yang besar. Continued

Bila Anak Didik Kurang Mau Mendengarkan Nasihat Anda, Simak Tips Ini!

KakZepe.Com – Banyak orang tua melakukan kesalahan saat mendidik anak, Sayangnya orang tua kadang kurang menyadarinya, bahkan ada yang menganggap hal itu adalah hal yang biasa, karena sudah menjadi tradisi keluarga atau hasil dari didikan nenek moyang. Padahal teknologi berkembang sangat pesat. Zaman kian berubah. Perubahan zaman juga mempengaruhi kepribadian anak dan tentu saja cara mendidiknya. Dalam hal ini sikap berempati sangat perlu, terutama dalam menasihati anak. Bagaimana caranya?

1. Tidak memberikan “judgment” atau “label” pada anak

Ketika anak berbuat kesalahan atau hal yang kurang baik, alangkah lebih baik bila kita tidak langsung memberikan label yang tidak baik, misalnya “bandel”, “nakal”, “tidak bisa diatur”, dan lainnya. Kata-kata seperti itu akan mudah dan awet tertanam dalam memori anak, dan akan mempengaruhi perkembangan pribadi anak. Continued

6 Jenis Sifat Malu Yang Perlu Ditumbuhkan Pada Anak Di Zaman Now

KakZepe.COm – Budaya “Malu” kian terkikis di kalangan generasi muda, terutama kaum remaja. Banyak remaja melakukan hal-hal yang negatif, dan bahkan menuju ke sebuah tindakan kriminal tanpa ada perasaan malu. Agar rasa “malu” tetap dimiliki oleh anak-anak di usia remaja, maka sedari dini perlu ditanamkan rasa “malu” ini. Rasa “malu” apa sajakah itu? Berikut ini adalah penuturan dari Kak Zepe:

1. Malu bila tidak menghormati sesama

Hal ini bisa kita ajarkan dengan cara meminta anak-anak untuk berteman pada siapa saja, tanpa memandang agama, suku, dan latar belakang anak-anak yang lain. Anak-anak juga perlu diajarkan cara menghormati orang-orang yang bekerja sebagai tukang sapu, tukang kebun, penjaga keamanan, dan lainnya.

2. Malu bila melanggar aturan

Setiap sekolah tentu memiliki aturan yang berlaku. Ajarkan kepada anak didik untuk mematuhi aturan yang berlaku di sekolah. Hal ini dengan memberlakukan aturan secara tegas, dan bila ada yang melanggar perlu adanya suatu konsekuensi yang bisa membuatnya mau belajar menjadi anak yang lebih baik. Ajarkan kepada anak pula akan pentingnya sikap patuh kepada aturan yang berlaku Continued

Anak Suka Membuat Masalah, Tidak Sepenuhnya Anak Yang Salah

KakZepe.Com – Sering kita jumpai anak-anak yang gemar sekali membuat masalah. Melakukan keisengan kepada temannya, membuat suara-suara aneh agar menarik perhatian, memainkan alat tulis hingga terjatuh, adalah beberapa contoh hal yang biasa mereka lakukan. Sebagai pendidik, tentu kadang serba salah. Bila didiamkan, mereka akan semakin menjadi, bila diingatkan, maka keinginan mereka akan tercapai, yaitu mendapatkan perhatian. Saya, Kak Zepe, akan memberikan beberapa tips untuk mengatasi permasalahan ini:

1. Menjaga kedekatan

Tidak ada cara lain yang bisa dilakukan oleh pendidik agar anak bisa terbuka dan jujur selain dengan menjadi sahabat mereka. Agar bisa menjadi sahabat mereka, kita harus bisa meluangkan waktu untuk bermain, duduk sebangku saat makan siang, atau pun melakukan obrolan ringan saat-saat waktu luang. Hal ini akan mempererat keakraban kita dengan sang anak, terutama saat kita bisa bersabar mendengarkan segala celoteh anak. Bila kita sudah merasa dekat, kita bisa menanyakan hal-hal yang bersifat pribadi. Misalnya apa yang mereka rasakan saat berada di rumah, bagaiaman orang tua memperlakukan mereka, dan masih banyak lagi. Kedekatan ini juga akan membantu kita saat menasihati mereka, anak didik biasanya akan bisa lebih terbuka dan mau mendengarkan guru yang dirasa nyaman dan dekat. Agar kedekatan dengan anak tetap terjaga, kita harus cerdas dalam menjaga hati mereka, misalnya saat mereka berbuat kesalahan kita perlu berusaha untuk tidak menyalahkan mereka di depan umum. Kita bisa mendekatinya dan membisikkan kesalahan yang baru saja dilakukan. Bila ia tetap melakukannya, kita bisa memintanya berbicara 4 mata. Continued

Membuat Anak Gemar Belajar Tanpa Paksaan

KakZepe.Com – Anak-anak adalah pribadi yang masih gemar belajar, walaupun cara belajar anak-anak tentu sangat berbeda daripada anak-anak usia remaja. Membutuhkan trik khusus agar anak usia dini bisa tumbuh menjadi anak yang pintar. Bukan pintar karena dipaksa belajar, namun karena mereka gemar belajar. Bagaimana cara mendidik agar anak-anak gemar belajar?

1. Penghargaan

Anak-anak usia dini akan sangat mudah termotivasi bila ia diberikan penghargaan. Berikanlah penghargaan bila anak mau belajar. Disarankan penghargaan yang diberikan adalah penghargaan yang memiliki nilai edukatif atau yang bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif. Penghargaan bisa berupa stiker, alat tulis, buku cerita, dan lainnya. Continued

Tips Memberikan Instruksi Pada Anak Usia Dini

KakZepe.Com – Memberikan instruksi kepada anak-anak tidaklah mudah. Keaktifan anak-anak terkadang membuat anak-anak kurang mampu menangkap informasi dengan baik. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat Anda memberikan instruksi kepada anak-anak didik Anda. Kak Zepe memberikan beberapa catatan agar instruksi bisa ditangkap oleh anak dengan baik.

1. Tenangkan anak didik terlebih dahulu

Saat Anda hendak memberikan instruksi, pastikan anak-anak didik dalam keadaan tenang. Bila mereka masih sibuk berbicara, sebaiknya Anda berusaha menenangkan mereka. Bebebrapa pendidik memiliki trik yang berbeda. Salah satunya dengan berdiri diam, sambil memasang wajah serius. Biasanya salah satu siswa akan memahami, lalu siswa tersebut akan meminta teman-teman yang lain untuk diam. Ada pula guru yang menggunakan “Tepuk Diam” saat menenangkan anak-anak didiknya. Tepuk ini berbunyi seperti ini, “Bila aku xxx, mau belajar xxx, maka aku xxx, harus diam… tu… wa… ga… pat… .” “Tepuk Diam” biasanya sangat manjur dalam menenangkan siswa yang sedang gaduh. Continued

Tips Agar Anak Tertarik Dan Semangat Belajar Sejak Awal Pembelajaran

KakZepe.Com – Awal pelajaran adalah saat penting dimana siswa membutuhkan sesuatu yang menarik agar mereka bisa lebih bersemangat dalam mengikuti kegiatan pembelajaran selanjutnya. Peran pendidik bukan hanya mengajar atau mentransfer ilmu kepada anak didik. Tugas guru juga memotivasi siswa agar memiliki semangat belajar yang baik, terutama saat mengikuti kegiatan pembelajaran. Saya, Kak Zepe, akan memberikan beberapa cara yang bisa dipakai sebagai variasi membuka kelas agar mampu menarik perhatian siswa.

1. Guru tampil dengan penuh semangat dan ceria

Beberapa hal yang perlu menjadi catatan bagi guru adalah mengenai penampilannya. Guru harus tampil dengan wajah ceria, bersemangat, penuh wibawa, dan memperhatikan vokalnya. Vokal meliputi intonasi suara, keras lembutnya suara, tinggi rendahnya nada. Namun hal yang perlu diperhatikan adalah power suara. Di awal pelajaran, akan lebih baik bila guru menggunakan power suara yang kuat, sehingga akan lebih terkesan penuh dengan semangat. Hal ini akan menentukan semangat siswa dalam memperhatikan pelajaran yang kita bawakan. Continued

Anak-anak Perlu Lebih Aktif Daripada Guru Dalam Pembelajaran

KakZepe.Com – Anak-anak adalah pribadi yang aktif. Mereka gemar bergerak kesana-kemari, dan berbicara banyak hal walaupun bagi orang dewasa apa yang dibicarakan bukanlah hal yang penting. Mereka aktif bergerak karena anak-anak memiliki talenta alami, yaitu ekstra energi dan stamina. Walaupun mereka banyak bergerak dan berbicara, namun mereka hampir tidak pernah terlihat capek. Mereka bergerak dan berbicara karena mereka juga memiliki naluri untuk mencari informasi dan pengalaman yang sebanyak-banyaknya.

Pendidikan di era modern, adalah pendidikan yang berpusat pada anak. Artinya, peran pendidik hanyalah fasilitator. Fasilitator berarti tugas pendidik hanyalah membimbing dan mengarahkan. Peran pendidik di kelas hanyalah memberikan sedikit teori, kemudian memberikan arahan kepada agar anak mau belajar sesuai dengan arahan yang diberikan oleh pendidik. Misalnya, pada saat anak belajar tentang hewan dan jenis makanannya. Tugas guru hanyalah menjelaskan macam-macam hewan yang memakan daging dan macam-macam hewan yang memakan tumbuhan dengan jangka waktu mengajar sangat singkat, misalnya 15 menit. Untuk selanjutnya, tugas guru adalah memberikan penugasan yang berhubungan dengan materi yang dijelaskan. Salah satu contoh tugas yang diberikan guru adalah mengelompokkan gambar sesuai dengan jenis makananyanya dengan cara menempelkan gambar binatang pada kolom yang tepat Satu kolom khusus untuk menempelkan gambar binatang pemakan daging, sedangkan kolom yang lain khusus untuk menempelkan gambar binatang pemakan tumbuhan.Untuk aktivitas ini, siswa diberikan waktu hingga 1 jam 15 menit. Continued

Guru Harus Memperhatikan 4 Hal Ini Saat Mengajar PAUD

KakZepe.Com – Bermain sambil belajar, itulah satu kalimat yang sering kita dengar dalam proses pembelajaran di taraf pendidikan anak usia dini. Anak-anak usia dini mendapatkan kesempatan yang berharga untuk bisa mengikuti pembelajaran  dengan cara-cara yang menyenangkan. Sebagai pendidik kita perlu tahu alasan atau landasan mengenai metode “bermain sambil belajar” ini.

  1. Pembelajaran yang menyenangkan

Anak-anak usia dini memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Maka adalah hal yang wajar bila seorang anak berusia dini gemar bermain, bergerak, dan berbicara. Mereka terlihat sangat aktif agar mereka mampu memuaskan rasa ingin tahu mereka. Oleh karenanya, pendidik perlu memberikan materi-materi dan metode-metode pembelajaran yang memungkinkan siswa bisa berekplorasi, dan aktif dalam setiap kegiatan di kelas, namun tetap dengan suasana yang menyenangkan. Continued

1 2